Mitra Rajasa Akuisisi
Batubara US$ 40 Juta
Investor Daily, Kamis, 19/03/2009
JAKARTA - PT Mitra Rajasa Tbk (MIRA) mengakuisisi 100% saham PT Realita Jaya Mandiri dan PT Masindo Artha Resources senilai US$ 40 juta (Rp 480 miliar). Kedua perusahaan itu memiliki tambang batubara di Sumatera Selatan.
Sekretaris Perusahaan Mitra Rajasa Imaculata Wattimena m,engatakan, perseroan telah menandatangani kesepakatan bersama dengan pemilik Realita Jaya dan Masindo Artha pada 16 Maret 2009. "Selanjutnya, kami dan pihak penjual akan menunjuk penilai independen untuk menilai kewajaran harga transaksi akuisisi tersebut," kata dia dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (18/3).
Realita Jaya memiliki izin kuasa pertambangan di lahan seluas 1.598 hektare (ha) di kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel. Sedangkan Masindo Artha merupakan pemegang kuasa pertambangan untuk lahan seluas 5.600 ha dan 4.400 ha di Kabupaten Musi banyuasin. Total cadangan batubara di lahan milik kedua perusahaaan itu mencapai 100 juta ton.
Ima mengakui, transaksi akuisisi Realita Jaya dan Masindo Artha tergolong material bagi Mitra Rajasa. Karena itu, perseroan akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) untuk memperoleh persetujuan dari pemegang saham.
Akuisisi tambang batubara itu merupakan bagian dari rangkaian diversifikasi usaha perseroan di bidang sumber daya alam. Sebelumnya, Mitra Rajasa telah memperkuat bisnis jasa pertambangan migas dengan mengakuisisi Sabre Systems Internasional Pte Ltd dan PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX).
Belum lama ini, Mitra Rajasa berhasil membeli kapal terapung untuk produksi, penyimpanan, dan operasi pemindahan migas (floating production storage and offloading/FPSO) ketiga senilai US$ 25 juta.
Mitra Rajasa Akuisisi Batubara US$ 40 juta- bukti iklan pemberitahuan RUPS